Sejak beberapa tahun terakhir ini tanaman albasiah ( albiso bagi orang sunda ) merupakan jenis tanaman favorit bagi seluruh masarakat pertanian di wilayah kecamatan Bruno, karena tanaman ini memiliki kuantitas harga yang cukup menjanjikan bagi kalangan petani, Seiring dengan meningkatnya kebutuhan pasar akan kayu olahan khususnya dari tanaman Albasiah, ini semakin menjadikan stimulus atau rangsangan bagi para petani untuk berlomba-lomba membudidayakan tanaman albasiah sebanyak-banyaknya, dan ini sangat di harapkan oleh para petani, karena efeknya akan mampu meningkatkan pendapatan para petani itu sendiri. Ini terbukti dengan dengan membudidayakan tanaman Albasia, petani di wilayah kecamatan Bruno perokonomianya terus mengalami lonjakan.
Bagi para petani tanaman albasia boleh dibilang sebagai tanaman investasi, karena masa panennya memang idealnya berjangka, yaitu hampir kurang lebih 5-6 tahun jarak panennya, itu merupakan waktu yang sangat pendek, karena tanaman albasia sendiri akan cepat tumbuh kalau kadar kesuburan tanahnya sangat baik, sehingga dalam jangka waktu 4 tahun pun bisa di panen.
Bagi para petani tanaman albasia boleh dibilang sebagai tanaman investasi, karena masa panennya memang idealnya berjangka, yaitu hampir kurang lebih 5-6 tahun jarak panennya, itu merupakan waktu yang sangat pendek, karena tanaman albasia sendiri akan cepat tumbuh kalau kadar kesuburan tanahnya sangat baik, sehingga dalam jangka waktu 4 tahun pun bisa di panen.
